<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246</id><updated>2012-02-16T11:39:18.279-08:00</updated><category term='by : mput-mput'/><category term='for my lovely mom'/><category term='cerpen'/><title type='text'> ũΩ℮Ğ-ũΩ℮Ğ </title><subtitle type='html'>My WoRLd My HeaRT My WoRds...
No OnE DriVe Me...I'm FrEe...neVeR JudGe mE!!!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-4043353257129295113</id><published>2010-01-06T15:04:00.000-08:00</published><updated>2010-01-06T15:22:32.394-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>LARASATI  Oleh : GENDHIS PUTRIA</title><content type='html'>Melihatnya duduk di tepi pantai membiarkan ujung-ujung kakinya basah. Rambutnya panjang tergerai indah, hitam dan lebat. Paras yang tidak bisa dikatakan jelek, hidung mancung, mata bulat dengan sinar beningnya, bentuk wajah yang bulat dan dagu yang sedikit terbelah. Nyaris setiap hari gadis ini duduk di pinggir pantai. Aku senantiasa menemaninya di sini. Walau kami tidak pernah saling berbicara. Tapi aku tahu apa yang sedang perempuan ini risaukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang melihatnya dengan pandangan mengiba. Kecantikan yang dimiliki gadis itu seolah tertelan dengan penampilannya yang lusuh. Mata beningnya itu menatap kosong ke arah lautan lepas. Dia hanya berdiam diri dan duduk di sana. Tak ada ekspresi yang tersirat di raut wajahnya. Hanya kekosongan. Mereka tidak tahu siapa gadis ini dan dari mana asalnya. Dia benar-benar hidup dalam dunianya saja, datang dan pergi ke pantai itu dengan sesuka hati. Seolah dia sedang menanti sesuatu yang tidak pernah kunjung menghampirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Larasati. Setidaknya hanya itu yang penduduk sekitar pantai ketahui. Dimana dia tinggal tidak seorang pun yang tahu atau pun perduli. Di mata mereka dia hanyalah gadis gembel yang tidak punya arti sama sekali. Hanya angin dan suara deru ombak yang menemaninya bercerita. Pasir menjadi kawannya. Senyum pun tidak pernah terukir di wajah cantiknya. Tapi siapa yang perduli dengan gembel seperti dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku datang dengan kekosongan…&lt;br /&gt;Pergi dengan ketiadaan…&lt;br /&gt;Aku hanyalah jiwa yang hampa…&lt;br /&gt;Tak perlu ada yang perduli padaku…&lt;br /&gt;Aku berdiri, berjalan, dan juga berlari sendiri…&lt;br /&gt;Tanpa kawan, tanpa sahabat…&lt;br /&gt;Hanya berkawan angin, berteman pasir…&lt;br /&gt;Bermain dengan ombak…&lt;br /&gt;Aku jiwa yang hampa, menanti sesuatu yang tak pasti…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang terdengar dari bibirnya ketika orang bertanya siapa dia, dari mana asalnya dan apa yang sebenarnya dia cari adalah untaian puisi itu. Larasati seolah menjadi sosok misterius yang berbalut kabut gelap, kelam dan hitam. Tidak tersirat apapun dari sorot matanya, dia hanya kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada orang yang mengetahui siapa Larasati sebenarnya, hanya aku, ombak dan angin yang menjadi saksi bisu siapa Larasati itu. Gadis ini tidak mudah percaya dengan orang-orang di sekitarnya. Berawal dari kepercayaan itulah dia jadi hancur seperti ini. Dia menaruh segudang mimpi dan kepercayaan pada seorang kaya. Janji untuk memberinya pekerjaan layak dibandingkan hanya menjadi petani desa. Ya, dan bodohnya dia percaya pada orang itu, sangat percaya padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya dia tahu apa yang akan terjadi padanya, dia akan lebih memilih jadi seorang petani desa dari pada menerima tawaran tersebut. Taruhan yang ditawarkan ternyata begitu besar dan riskan untuk dia bisa melanggar perjanjian kontrak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kamu nanti di sekolahkan, Laras.” Jelas orang itu dengan meyakinkan. “ Terus kamu bakal diberi pekerjaan yang sesuai dengan ketrampilan kamu nanti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tapi saya cuma lulusan SMP.” Larasati ragu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Maka dari itu kamu akan disekolahkan atau dikursuskan perusahaan.” Sahut orang itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Lalu?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Lalu kamu akan dipekerjakan di salon kecantikan yang ada di kota.”&lt;br /&gt;Dalam benak Larasati penuh dengan pertanyaan-pertanyaan dan juga pertentangan. Tapi dia punya mimpi untuk mengangkat derajat orang tuanya. Dia sudah muak dihina oleh orang-orang. Keragu-raguannya dikalahkan oleh impiannya. Oleh karenanya dia memutuskan untuk menerima tawaran orang itu dan mempertemukannya dengan kedua orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluguan ayah dan ibunya benar-benar mereka manfaatkan. Larasati pun hanya diminta menandatangani kontrak yang tidak pernah boleh dibacanya sama sekali. Lalu kedua orang tuanya pun diberikan uang muka sebesar tiga puluh juta rupiah untuk keperluan sehari-hari selama Larasati menjalani kontrak. Tak lama berselang, anak gadis semata wayang mereka pun berangkat menuju kota yang diyakini akan mewujudkan impiannya. Usia Larasati saat itu masih sangat muda. Bahkan bisa dikatakan di bawah usia minimum untuk bekerja, yaitu 15 tahun. Tapi demi keluarganya dia nekad untuk menjalani semua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya dia memang didaftarkan sebagai peserta kursus juga bersekolah di sekolah kejuruan kecantikan. Di sana di belajar menata rambut, merawat wajah dan juga belajar cara massage tubuh. Larasati begitu tekun menjalani pendidikan itu. Sementara dalam pendidikan, dia juga bekerja sabagai capster di sebuah salon kecil. Larasati merasa impiannya akan benar-benar terwujud. Dia yakin kehidupan keluarganya akan jauh lebih baik nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Untuk ayah dan ibu…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Salam hormat dari ananda Larasati untuk ayah dan ibu. &lt;br /&gt;Bagaimana kabar ayah dan ibu di desa? Laras berharap kalau kabar ayah dan ibu sehat-sehat saja. Saat ini Laras bersekolah di sekolah kejuruan kecantikan. Keahlian ananda bukan lagi hanya mengolah kebun atau menanam padi di sawah. Semoga kehidupan kita akan menjadi lebih baik setelah ini. Mohon doa restu dari ayah dan ibu. Salam rindu dari anandamu…Larasati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Surat pendek itu dimasukannya dalam amplop. Di matanya tersirat kerinduan yang teramat sangat untuk orang tuanya. Dia mengirimkan surat itu bersama asa yang selama ini dia rajut sendiri. Bersama pengharapannya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari di mana surat itu dikirim adalah saat kelulusan Larasati dari pendidikannya. Tiga tahun membuat itik desa itu berubah menjadi angsa istana. Gadis desa itu tidak ada lagi, yang ada sekarang adalah gadis cantik dengan fisik yang sempurna. Kulitnya tidak lagi terbakar matahari, rambutnya tidak lagi acak-acakkan. Larasati benar-benar menjelma jadi seorang puteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Salon ini sudah bukan tempat kamu lagi Laras.” Ujar pemilik salon tempatnya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Lho, kenapa? Apa kerja saya kurang bagus Bu?” Tanya Larasati bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bukan, bukan begitu. Salon ini adalah tempat tinggal kamu sementara menyelesaikan pendidikan. Tapi setelah kamu lulus, maka kamu harus menjalani kontrak kerja yang sebenarnya.” Jelas pemilik salon itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Maksud ibu? Ini bukanlah tempat kerja yang dijanjikan?” Larasati jadi semakin bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kamu akan dipekerjakan di spa yang lebih besar dan dengan gaji yang sangat tinggi.”&lt;br /&gt;Mata Larasati membelalak senang. Ternyata impian yang selama ini dibayangkan jauh lebih besar kenyataannya. Hanya saja dia tidak pernah tahu apa yang akan dihadapinya setelah keluar dari tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah perusahaan spa yang memang bisa dikatakan cukup besar dan terkenal. Larasati jadi semakin berbunga-bunga. Begitu masuk ke perusahaan itu, dia kembali di training. Pada masa pelatihan itulah kecurigaan Larasati mulai muncul. Spa yang selama ini dipelajarinya tidak sama dengan yang ditemui dalam pelatihan ini. Tapi kecurigaan itu segera ditepisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa pelatihan selama dua bulan akhirnya berakhir. Kini dia resmi menjadi karyawan dalam perusahaan spa itu. Larasati tetap memiliki rasa was-was ketika dia dikirim keluar kota. Dan begitu dia mulai bekerja, hati nuraninya langsung menolak semua itu. Ternyata apa yang dikhawatirkannya selama ini terjadi. Dia tidak menjadi terapis bagi wanita tapi menjadi terapis bagi laki-laki hidung belang.&lt;br /&gt;Tenaganya diperas, dan dia dibayar sesuai dengan berapa banyak klien yang dimassagenya. Kalau dia melawan, maka gajinya akan dipotong sebanyak waktu yang dia buang. Kalau dia membuat kesalahan, maka gajinya juga akan dipangkas sesuai dengan kesalahan yang diperbuatnya dan dia akan mendapat ancaman skorsing. Larasati berusaha bertahan. Dia mencoba tabah dan tidak ingin putus asa karena dia sudah terlalu jauh melangkah. Walau tidak jarang dia menghadapi laki-laki iseng yang kurang ajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika nuraninya sudah memberontak, maka dia memberanikan diri untuk protes dan mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Pak, saya tidak mau melakukan ini lagi!” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Baik, kamu bisa bebas. Asal kamu mengganti rugi uang yang sudah perusahaan bayarkan kepada orang tuamu sebanyak dua kali lipat.” Jawab pimpinan cabang perusahaan tempatnya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Enam puluh juta?!? Dari mana saya bisa dapat uang sebanyak itu, Pak?!?” teriak Larasati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Atau kalau kamu mau, kamu bisa tidak mengembalikan uang itu. Tapi orang tua kamu jadi tahanan polisi dengan tuduhan penipuan.’ Tantang laki-laki setengah baya itu. Dia merasa menang karena dia tahu benar Larasati tidak akan mampu dan bisa untuk membiarkan orang tuanya menderita di dalam bui. Apalagi Larasati dan keluarganya buta hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kalian….perusahaan ini benar-benar licik!” amarah Larasati membuncah dan dia pun keluar dari ruangan pimpinan sembari membanting pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di asrama tempatnya tinggal, Larasati menangis. Air matanya tumpah karena kepedihan dan rasa sakit hati karena tertipu. Yang paling menyakitkan adalah karena dia melibatkan kedua orang tuanya dalam masalah ini. Sejak saat itu, dia menjadi pemurung. Tapi dia aktris yang hebat, di depan para tamu dia bisa tersenyum seolah tidak memiliki beban. Bahkan dia bisa bersikap ramah dan ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ketika mendung tengah menggelayut dan dia sedang libur, sebuah kabar membuat hatinya hancur. Orang tuanya dikabarkan meninggal karena tertimbun tanah longsor. Ini membuat pondasi pertahanan Larasati runtuh. Dia tidak tahu untuk siapa dia harus bertahan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan tujuan membuat dia terus bekerja di peruahaan itu. Tapi dia tidak perduli dengan apa yang terjadi padanya. Sampai suatu hari seorang laki-laki yang mungkin seusia ayahnya mendekatinya. Dia berharap mendapat sosok pengganti untuk ayahnya dimana dia bisa menumpahkan keluh kesah. Banyak hadiah yang dikirimkan untuk Larasati. Mulai dari yang biasa saja sampai yang dikategorikan mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bapak kenapa baik sekali sama saya?” Tanya Larasati ketika dia makan malam dengan kliennya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tidak ada apa-apa. Hanya saja bapak suka dengan kamu.” Jawab laki-laki itu tanpa basa-basi. “ Kamu mau jadi istri bapak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Maaf Pak, saya tidak bisa lepas dari kontrak sebelum 2 tahun.” Sahut Larasati. Sebenarnya jawaban itu merupakan sebuah penolakan halus yang terlontar dari bibirnya. Karena dia tahu orang ini mudah saja mengeluarkan uang tebusan untuknya. Tapi dia sama sekali tidak ingin menjadi istri dari laki-laki hidung belang seperti dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis lugu ini tidak memperhatikan raut kecewa dan marah dari lawan bicaranya. Dia sama sekali tidak perduli. Dia ingin menikah, untuk pertama dan terakhir kali apalagi menikah dengan merusak rumah tangga orang lain. Dia tahu betul laki-laki itu sudah memiliki istri dan anak yang seusia dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dia tidak tahu siapa yang ditolaknya. Laki-laki itu adalah orang penting yang bisa mendapatkan apapun yang dia inginkan walau itu sulit. Apalagi hanya untuk mendapatkan perempuan dari perusahaan spa seperti dirinya. Orang itu pun tahu betul bagaimana cara dia bisa mendapatkan Larasati. Dia hanya tinggal menyerahkan uang sebesar enam puluh juta kepada peruahaan itu bahkan lebih dan Larasati pun bisa jadi miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, di belakang Larasati ternyata sudah ada transaksi keji yang dilakukan oleh pimpinannya. Uang tebusan atau lebih tepatnya Larasati sudah dibeli dengan uang sejumlah delapan puluh juta oleh laki-laki itu. Ketika dia mengetahui hal tersebut, semua sudah terlambat. Larasati tidak bisa lari lagi. Dia sudah terkurung dalam sangkar yang berwujud rumah mewah. Dia bukan lagi seorang gadis yang bebas. Sekarang dia menjadi wanita simpanan dari orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun dia menahan sakit dan pedih dengan keadaannya saat ini. Tak jarang dia meratap dalam doa. Dia lebih baik memilih untuk mati daripada dia berstatus simpanan seperti ini. Baginya itu hal yang hina, dia sudah melukai hati sesama wanita. Dia ingin memberontak. Dia ingin lari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak sanggup untuk lari, maka tempat pelariannya adalah menyepi di tepi pantai. Membiarkan ujung-ujung kakinya basah terkena air laut. Walau dia harus ditemani seorang pembantu yang lebih tepatnya dikatakan sebagai pengawas agar dia tidak kabur. Larasati cukup menikmati keendiriannya ini. Dia merasakan ketenangan dan kebebasan yang selama ini tidak pernah dia dapatkan walau sudah bebas dari perusahaan itu. Dia bisa saja lari, tapi tidak dilakukannya. Karena sekarang dia tidak memiliki tempat untuk pulang selain rumah mewah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia perkawinannya mencapai 1 tahun. Ketika itu usianya 20 tahun. Larasati mencoba lari dari sangkar mewah itu. Tapi semua sia-sia, penjagaan rumah itu begitu ketat. &lt;br /&gt;Namun itu semua jadi berbeda saat dirinya bertemu dengan Elang. Laki-laki itu memberinya sebuah harapan. Dia memberikan Larasati semangat baru. Elang begitu kharismatik. Dengan sikap tenang, tatapan yang tajam namun teduh, tutur kata yang lembut dan menyejukkan. Larasati begitu terpesona dengan sosok laki-laki ini. Cinta itu tumbuh di hatinya tanpa perduli apa yang akan terjadi. Dia sama sekali tidak takut kalau Elang akan menipunya. Dia begitu yakin kalau laki-laki ini baik.&lt;br /&gt;Pada suatu hari, tamparan keras mendarat di pipi Larasati. Seseorang telah melaporkan tentang hubungannya dengan Elang. Laporan itu diterima suaminya dan membuat laki-laki itu murka. Pertengkaran hebat pun terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Jangan harap kamu bisa bersama dengan orang berengsek itu!!!” teriak suaminya sembari menjambak rambut Larasati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Terserah, kalau perlu usir aku dari sini. Biarkan aku bebas!!!” balas Larasati tak kalah keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Baik! Kamu boleh tinggalkan tempat ini dan jangan harap mendapat sepeser pun dari harta ini! Kamu bakal menyesal Larasati!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengkarannya dengan sang suami tidak menyisakan apapun selain baju yang melekat di badannya. Dengan kasar para penjaga rumah mendorongnya keluar dari rumah mewah itu. Dia terusir. Larasati melangkah dengan tertatih. Dia tidak memiliki tujuan. Hanya satu tujuan yang dia tahu, yaitu tepi pantai. Dia berharap bisa bertemu dengan Elang, orang yang sangat dia cintai. Tapi sampai di sana tepi pantai itu lengang. Tidak seorang pun duduk di tepinya. Larasati tetap menunggu.&lt;br /&gt;Sehari, dua hari, dan hari terus berganti. Larasati terus saja datang dan pergi ke pantai itu dengan harapan bisa bertemu dengan Elang. Tapi selama itu dia menanti hanya harapan kosong yang dia peroleh. Sampai hari ini dia masih menanti. Dia masih menunggu seorang Elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larasati, selalu duduk di tepi pantai ini. Dia tidak tahu kemana harus mencari Elang. Namun dia berharap bertemu dengan laki-laki itu di sini. Dengan harapan itu dia teru datang ke pantai ini. Menunggu sampai matahari terbenam lalu pergi lagi dan kembali esoknya. Larasati tidak pernah tahu kalau Elang tidak akan datang. Laki-laki itu bukanlah sebaik yang dia pikirkan. Elang tahu siapa Larasati dan menegerti betul cara memanfaatkan situasi yang ada. Dia tidak pernah benar-benar jatuh cinta dengan Larasati. Hanya uang untuk biayanya melanjutkan pendidikan S2 di Roma yang di carinya dan yakin dia bisa mendapatkan semua itu dengan memanfaatkan Larasati. Di sini, di pantai ini, orang suruhan dari suaminya telah memberikannya uang imbalan besar untuk meninggalkan Larasati. Pergi jauh, sejauh mungkin sehingga perempuan ini tidak bisa menemukannya. Mereka berpikir dengan menghilangnya Elang akan membuat Larasati kembali kepelukan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Tuhan, aku pasir, angin dan ombak tahu apa yang sedang terjadi pada Larasati. Kami iba dan sedih melihat gadis secantik dia kini menjadi seorang gelandangan yang tidak memiliki tujuan hidup kecuali menanti orang tidak akan pernah datang untuk menjemputnya. Menanti laki-laki yang keteguhannya bisa dibeli dengan sejumlah uang. Terkadang kami berpikir apakah Larasati pantas menderita untuk laki-laki semacam itu? Bukankah dia terlalu berharga untuknya? Kapan kebahagiaan menghampirinya, sehingga bukan air mata lagi yang akan kami lihat ketika dia datang kembali ke pantai ini. Seandainya aku bisa menceritakan semua padanya dan memintanya untuk melupakan Elang. Aku juga akan mengatakan kalau dia harus hidup bahagia. Tapi aku tidak bisa, aku tidak bisa berbicara. Karena aku hanya butiran pasir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-4043353257129295113?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/4043353257129295113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=4043353257129295113' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/4043353257129295113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/4043353257129295113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2010/01/larasati-oleh-gendhis-putria.html' title='LARASATI  Oleh : GENDHIS PUTRIA'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-6762516323197804915</id><published>2009-07-04T03:30:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T03:31:02.417-07:00</updated><title type='text'>The Darkness Song</title><content type='html'>God give me one more change&lt;br /&gt;To life with Immortality&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let me fly,let me dive&lt;br /&gt;Let me live into...into the darkness&lt;br /&gt;Let me cry,Let me die&lt;br /&gt;And I won't care about everything&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I hate about Love&lt;br /&gt;I hate about live&lt;br /&gt;I hate about him&lt;br /&gt;Hate about the faith&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Summer will be winter soon&lt;br /&gt;Shines will be dark now&lt;br /&gt;Let me sing a song from the darkness&lt;br /&gt;Let me sleep don't wake me up&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-6762516323197804915?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/6762516323197804915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=6762516323197804915' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/6762516323197804915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/6762516323197804915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/07/darkness-song.html' title='The Darkness Song'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-3836157511677573611</id><published>2009-03-24T00:53:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T00:57:58.881-07:00</updated><title type='text'>Tak Ingin Terluka dan Melukai</title><content type='html'>Saat aku terbangun&lt;br /&gt;Melihat mentari bersinar&lt;br /&gt;Aku teringat kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lelah terus seperti ini&lt;br /&gt;Jika itu yang terbaik&lt;br /&gt;Sudah,sudahi saja&lt;br /&gt;Tak ingin terluka dan melukai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba sendiri&lt;br /&gt;Kau pun harus mencoba&lt;br /&gt;Kita akan temukan yang terbaik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-3836157511677573611?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/3836157511677573611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=3836157511677573611' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3836157511677573611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3836157511677573611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/03/tak-ingin-terluka-dan-melukai.html' title='Tak Ingin Terluka dan Melukai'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-5286161784071600550</id><published>2009-01-30T22:23:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T22:48:15.907-08:00</updated><title type='text'>Masih Menanti</title><content type='html'>Aku terkadang tidak mengerti&lt;br /&gt;Tersakiti tapi masih menanti&lt;br /&gt;Aku terkadang tidak sadar&lt;br /&gt;Kalau aku sudah terkapar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berdaya...&lt;br /&gt;Masih menanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau aku tahu&lt;br /&gt;Aku tetap menutup mata&lt;br /&gt;Walau aku paham&lt;br /&gt;Aku tetap saja diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berdaya...dan&lt;br /&gt;Masih menanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lelah aku tersenyum&lt;br /&gt;Aku sakit aku tersenyum&lt;br /&gt;Aku lemah aku tersenyum&lt;br /&gt;Saat jenuh aku nelangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berdaya...terus saja&lt;br /&gt;Masih menanti...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-5286161784071600550?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/5286161784071600550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=5286161784071600550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/5286161784071600550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/5286161784071600550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/01/masih-menanti.html' title='Masih Menanti'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-288780536374017718</id><published>2009-01-23T03:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T03:37:11.737-08:00</updated><title type='text'>Goresan Tinta Untuk Palestina</title><content type='html'>Dirimu senyap dalam bising&lt;br /&gt;Sunyi dalam Ramai&lt;br /&gt;Airmata di atas darah&lt;br /&gt;Merintih di bawah duka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara dentum senjata tak henti&lt;br /&gt;Betapa banyak yang teraniaya&lt;br /&gt;Desing senapan bernyanyi bagai simphony&lt;br /&gt;Tak henti merenggut nyawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kau tersenyum lagi&lt;br /&gt;Palestina...&lt;br /&gt;Kapan kau bersinar lagi&lt;br /&gt;Palestina...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awan hitam menggelayut &lt;br /&gt;Menutup segala keindahanmu&lt;br /&gt;Aku, kami, dia dan mereka&lt;br /&gt;Hanya bisa memberimu semangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langitmu kelam tak bercahaya&lt;br /&gt;Seolah kau begitu redup&lt;br /&gt;Aku, kami, dia dan mereka&lt;br /&gt;Hanya bisa berdoa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya goresan tinta ini&lt;br /&gt;Yang dapat aku berikan&lt;br /&gt;Untukmu Palestina&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-288780536374017718?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/288780536374017718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=288780536374017718' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/288780536374017718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/288780536374017718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/01/goresan-tinta-untuk-palestina.html' title='Goresan Tinta Untuk Palestina'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-3470788956452934585</id><published>2009-01-14T05:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T06:05:23.404-08:00</updated><title type='text'>untitled</title><content type='html'>Hari aku berdiri sendiri lagi...&lt;br /&gt;Ternyata aku begitu nyaman...&lt;br /&gt;Hari ini aku sepi lagi...&lt;br /&gt;Ternyata begitu tenang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku ditelan malam...&lt;br /&gt;Hari ini aku ditelan kelam...&lt;br /&gt;Hari ini begitu hitam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sadar aku ingin sendiri&lt;br /&gt;Tapi aku sadar aku butuh dirimu&lt;br /&gt;Aku lelah...&lt;br /&gt;Aku rapuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu aku tak mungkin bertahan...&lt;br /&gt;Aku sadari hati ini masih mencinta...&lt;br /&gt;Tapi aku tidak mampu berjuang...&lt;br /&gt;Tapi aku selalu terhimpit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bosan dengan cinta&lt;br /&gt;Aku muak dengan cinta&lt;br /&gt;Aku lelah dengan semua...&lt;br /&gt;Aku ingin berhenti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-3470788956452934585?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/3470788956452934585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=3470788956452934585' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3470788956452934585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3470788956452934585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/01/untitled.html' title='untitled'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-8349588249191413824</id><published>2009-01-07T23:29:00.001-08:00</published><updated>2009-01-07T23:32:50.273-08:00</updated><title type='text'>MENUNGGU</title><content type='html'>Aku masih di sini&lt;br /&gt;Berdiri di bawah hujan&lt;br /&gt;Basah dan kedinginan&lt;br /&gt;Menunggu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini&lt;br /&gt;Berdiri di tengah gelap malam&lt;br /&gt;Sendiri tak berkawan&lt;br /&gt;Menunggu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kau kembali&lt;br /&gt;Kapan kita bersama lagi&lt;br /&gt;Kapan aku bisa denganmu&lt;br /&gt;Kapan semua ini berakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya, apa kau juga sama&lt;br /&gt;Bertanya, apa dirimu juga menunggu&lt;br /&gt;Bertanya, kapan dirimu kembali&lt;br /&gt;Bertanya, mungkinkah semua berakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu kata yang ada :&lt;br /&gt;Menunggu&lt;br /&gt;Hanya satu hal yang pasti :&lt;br /&gt;Menunggu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-8349588249191413824?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/8349588249191413824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=8349588249191413824' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/8349588249191413824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/8349588249191413824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/01/menunggu.html' title='MENUNGGU'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-1109312470380319596</id><published>2009-01-06T23:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T00:00:14.497-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>HUJAN</title><content type='html'>Hujan...&lt;br /&gt;Titik mutiara langit jatuh&lt;br /&gt;Membasahi bumi yang kuhuni&lt;br /&gt;Dingin menusuk sendiri berkelana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan...&lt;br /&gt;Butiran anugerah-Nya jatuh&lt;br /&gt;Mengguyur seluruh umat manusia&lt;br /&gt;Hangat penuh rahmat dari-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang hujan dinanti&lt;br /&gt;Kadang hujan membawa luka&lt;br /&gt;Kadang hujan dicerca&lt;br /&gt;kadang hujan dirindukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan membawa kebahagiaan&lt;br /&gt;Bila kita senantiasa bersyukur&lt;br /&gt;Hujan membawa pertaka&lt;br /&gt;Bila kita sendiri lalai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan...Hujan...&lt;br /&gt;Hujan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah menyejukkan bumi&lt;br /&gt;Dari kemarau panjang...&lt;br /&gt;Begitu Maha Adil Tuhan&lt;br /&gt;Membuat makhluknya tersenyum kembali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-1109312470380319596?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/1109312470380319596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=1109312470380319596' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/1109312470380319596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/1109312470380319596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/01/hujan.html' title='HUJAN'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-2753794523669068736</id><published>2009-01-01T05:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T04:07:37.448-08:00</updated><title type='text'>Hitam Tak Selamanya Hitam</title><content type='html'>Mendung tak selalu mendung&lt;br /&gt;Hujan turun menyingkirkan hitam&lt;br /&gt;Cahaya menyeruak dalam celah&lt;br /&gt;Datang menyinari dunia lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentari tak selamanya terang&lt;br /&gt;Terkadang tertutup awan kelam&lt;br /&gt;Cahaya terkungkung tak ada celah&lt;br /&gt;Hingga dunia tak terang lagi..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Manusia tak selamanya putih&lt;br /&gt;Manusia tak selamanya lurus&lt;br /&gt;Manusia tempat berkumpulnya kesalahan&lt;br /&gt;Manusia itu bisa jadi hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putih takkan berarti tanpa hitam&lt;br /&gt;Hitam takkan hitam tanpa putih&lt;br /&gt;Putih tak sepenuhnya putih&lt;br /&gt;Hitam tak sepenuhnya hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan melihat hitam seseorang&lt;br /&gt;Lihat putih yang pernah dilakukan&lt;br /&gt;Maka hati kita akan bijak&lt;br /&gt;Karena sadar manusia tak ada yang sempurna...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-2753794523669068736?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/2753794523669068736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=2753794523669068736' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/2753794523669068736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/2753794523669068736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2009/01/hitam-tak-selamanya-hitam.html' title='Hitam Tak Selamanya Hitam'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-2720935361348471768</id><published>2008-12-26T23:19:00.000-08:00</published><updated>2011-03-16T01:16:19.229-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak lepas engkau berdoa...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak pernah lelah dirimu jadi tumpuanku...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak pernah telingamu tertutup dengar keluhku...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak pernah terhenti tanganmu memelukku...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak lepas engkau berdoa...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak pernah lelah dirimu jadi tumpuanku...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak pernah telingamu tertutup dengar keluhku...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak pernah terhenti tanganmu memelukku...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Namun aku sering kali mengecewakanmu...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Seringkali aku buatmu menangis...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Acap kali diriku buatmu marah...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Tak jarang dirimu pun putus asa karenaku...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Meski begitu dirimu tak pernah lelah&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Dirimu tak pernah berhenti menyayangiku&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Meski begitu dirimu tak pernah lelah&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Dirimu tak pernah berhenti mencintaiku&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Dari rahimmu aku lahir...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Di rahimmu ruhku ditiupkan oleh-Nya&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Dalam rahimmu aku memperoleh kehidupan&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Melalui perjuanganmu aku terlahir ke dunia&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Ya Tuhan,&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Biarkan aku membahagiakannya...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Biarkan aku membalas semua kebaikannya...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Biarkan aku menjadi tumpuannya...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Ya Tuhan,&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Hanya Engkau Maha Tahu...&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Berapa besar kasihku padanya...pada ibuku&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Berapa besar cintaku padanya...pada ibuku&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Mungkinkah aku dapat bahagiakan dirinya?&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Akankah mimpinya terwujud?&lt;/font&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" size="3" face="georgia"&gt;Hanya pada-Mu aku bisa bermohon...&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-2720935361348471768?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/2720935361348471768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=2720935361348471768' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/2720935361348471768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/2720935361348471768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/tak-lepas-engkau-berdoa.html' title=''/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-4935679367379158012</id><published>2008-12-26T19:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T17:57:39.113-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>LENYAP</title><content type='html'>Lenyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi ramai...tadi bising&lt;br /&gt;Sekarang sepi, sekarang sunyi...&lt;br /&gt;Tadi berkawan...sekarang sendiri&lt;br /&gt;Semua hilang lenyap...tanpa suara&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi terang...tadi cerah&lt;br /&gt;Tadi bercahaya...tadi bersinar&lt;br /&gt;Sekarang gelap, sekarang kelam&lt;br /&gt;Semua hilang lenyap...tak ada yang abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu di atas...lalu di bawah&lt;br /&gt;Dulu berharta...sekarang papa&lt;br /&gt;Semua hilang lenyap...hanya titipan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu Hitam...jadi putih&lt;br /&gt;Semua lalu lenyap...tak berbekas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lenyap...&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-4935679367379158012?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/4935679367379158012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=4935679367379158012' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/4935679367379158012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/4935679367379158012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/lelah-tak-berujunglelah-tak-bertepi.html' title='LENYAP'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-7907283768110082040</id><published>2008-12-24T00:11:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T23:26:55.983-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Jejak Langkah Seorang Perempuan</title><content type='html'>Aku adalah perempuan...&lt;br /&gt;Dia adalah perempuan...&lt;br /&gt;Bisa jadi kamu pun perempuan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang perempuan menjadi kuat...&lt;br /&gt;Terkadang juga sosok yang lemah...&lt;br /&gt;Namun perempuan itu cerdas....&lt;br /&gt;Saat dia bisa mengendalikan semua....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan melahirkan...&lt;br /&gt;Perempuan membesarkan...&lt;br /&gt;Perempuan merawat...dan...&lt;br /&gt;Perempuan juga kadang tersakiti....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ini yang dinamakan keadilan?&lt;br /&gt;Apa ini arti dari kaum hawa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perempuan tonggak kehidupan...&lt;br /&gt;Jejak langkahnya tentukan masa depan...&lt;br /&gt;Masa depan generasi muda...&lt;br /&gt;Karena mereka terlahir dari rahimnya...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-7907283768110082040?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/7907283768110082040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=7907283768110082040' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/7907283768110082040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/7907283768110082040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/jejak-langkah-seorang-perempuan.html' title='Jejak Langkah Seorang Perempuan'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-5473596711120751411</id><published>2008-12-22T16:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T23:46:15.935-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='for my lovely mom'/><title type='text'>Untuk Para Ibu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Tak lepas engkau berdoa...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Tak pernah lelah dirimu jadi tumpuanku...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Tak pernah telingamu tertutup dengar keluhku...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Tak pernah terhenti tanganmu memelukku...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Namun aku sering kali mengecewakanmu...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Seringkali aku buatmu menangis...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Acap kali diriku buatmu marah...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Tak jarang dirimu pun putus asa karenaku...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Meski begitu dirimu tak pernah lelah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Dirimu tak pernah berhenti menyayangiku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Meski begitu dirimu tak pernah lelah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Dirimu tak pernah berhenti mencintaiku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Dari rahimmu aku lahir...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Di rahimmu ruhku ditiupkan oleh-Nya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Dalam rahimmu aku memperoleh kehidupan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Melalui perjuanganmu aku terlahir ke dunia&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Ya Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Biarkan aku membahagiakannya...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Biarkan aku membalas semua kebaikannya...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Biarkan aku menjadi tumpuannya...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Ya Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Hanya Engkau Maha Tahu...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Berapa besar kasihku padanya...pada ibuku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Berapa besar cintaku padanya...pada ibuku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Mungkinkah aku dapat bahagiakan dirinya?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Akankah mimpinya terwujud?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Hanya pada-Mu aku bisa bermohon...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-5473596711120751411?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/5473596711120751411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=5473596711120751411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/5473596711120751411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/5473596711120751411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/untuk-para-ibu_22.html' title='Untuk Para Ibu'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-7972231940369566246</id><published>2008-12-12T00:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T00:00:47.902-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Hitam Putih Persahabatan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;persahabatan bagai kepompong...itu kata sebuah lirik lagu...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;persahabatan itu suci...bagiku...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;tapi ada sebagian orang yang menganggap persahabatan adalah sebuah cara untuk menemukan satu atau bahkan lebih kekurangan yang dimiliki seseorang...tentunya yang dianggap sahabat...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;bertemu orang seperti ini membuat aku merasa benci dan ingin rasanya jadi orang yang tidak mudah percaya dengan orang lain...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);" class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;tapi aku berteman dengannya begitu tulus...hanya saja,dia selalu merasa yang ter- dan dia juga selalu berusaha membuat aku rendah di hadapan orang lain...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;kenapa orang seperti mempunyai banyak dan lebih banyak teman...apa karena dia selalu menjaga harga dirinya?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;apa sebuah persahabatan dibangun untuk mendongkrak harga diri kita dengan cara menjatuhkan sahabat kita?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;hitam, putih persahabatan...mungkin judul ini tidak cocok...tapi memang persahabatan pasti memiliki corak tersendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-7972231940369566246?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/7972231940369566246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=7972231940369566246' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/7972231940369566246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/7972231940369566246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/hitam-putih-persahabatan.html' title='Hitam Putih Persahabatan'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-7578481811132334372</id><published>2008-12-11T18:43:00.000-08:00</published><updated>2010-01-06T21:37:45.308-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Retak</title><content type='html'>Gelas kristal itu memang indah&lt;br /&gt;Boneka porcelain pasti cantik&lt;br /&gt;Namun semua tidak pernah abadi&lt;br /&gt;Karena akan hilang bila retak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu tersenyum bersamamu&lt;br /&gt;Aku selalu tertawa menghiasi harimu&lt;br /&gt;Sebagai sahabatmu dulu&lt;br /&gt;Namun kini tidak lagi,saat kau buat retak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Retak kecantikan yang kau miliki&lt;br /&gt;Retak kecerdasanmu di mataku&lt;br /&gt;Retak sudah kesempurnaanmu itu&lt;br /&gt;Saat egomu membuat lantak semua&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-7578481811132334372?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/7578481811132334372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=7578481811132334372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/7578481811132334372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/7578481811132334372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/retak.html' title='Retak'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-4531057524264914615</id><published>2008-12-10T21:28:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T22:01:49.597-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Lelah Hati</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku bertahan dalam sepi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berteriak dalam sunyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku berdiri di bawah hujan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menanti sebuah keajaiban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku bertanya pada diam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kenapa hariku begitu kelam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku tak mengerti hariku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yang penuh kegalauan dan kegelisahan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhirnya aku terhenti di satu sudut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menanti ajal menjemput&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku bosan dengan semua ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lelah dan ingin mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sampai nanti waktu berhenti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku akan tetap di sini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di sudut kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanpa berkawan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-4531057524264914615?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/4531057524264914615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=4531057524264914615' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/4531057524264914615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/4531057524264914615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/lelah-hati.html' title='Lelah Hati'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-8295356319572027394</id><published>2008-12-10T17:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T22:02:10.999-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Apa Jalang bisa Bahagia?</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Apa itu rasa cinta...&lt;br /&gt;Apa itu rasa sakit hati...&lt;br /&gt;Apa itu tertawa...&lt;br /&gt;Apa itu menangis...&lt;br /&gt;Aku bertanya apa, karena aku nyaris lupa&lt;br /&gt;        Aku bertanya apa, karena aku sudah bosan...&lt;br /&gt;Kenapa cinta itu harus ada...&lt;br /&gt;Kenapa harus saling menyakiti...&lt;br /&gt;Kenapa kita bisa tertawa saat cinta hadir...&lt;br /&gt;Kenapa kita bisa menangis kala cinta pergi...&lt;br /&gt;Aku bertanya kenapa, karena aku bingung&lt;br /&gt;        Aku bertanya kenapa, karena aku butuh jawaban...&lt;br /&gt;Bila seorang gadis jatuh cinta...&lt;br /&gt;Maka dewa amor akan mendampingi...&lt;br /&gt;Bila seorang jalang jauh cinta...&lt;br /&gt;Apakah dewa amor akan menemani?&lt;br /&gt;Ah...&lt;br /&gt;        Aku sadar kalau jalang tetaplah jalang...&lt;br /&gt;        Aku mengerti kalau lacur tetaplah lacur...&lt;br /&gt;        Tapi tetap mereka ingin merasakan cinta...&lt;br /&gt;Terkadang mereka lupa...&lt;br /&gt;Jalang ada karena mereka...&lt;br /&gt;Terkadang mereka lupa...&lt;br /&gt;Kalau Jalang hadir untuk mereka...&lt;br /&gt;Untukmu para penanti cinta sejati...&lt;br /&gt;         Untukmu para perempuan...&lt;br /&gt;         Untukmu para Jalang....&lt;br /&gt;         dan untukmu para lacur...&lt;br /&gt;Aku bertanya kenapa mereka begitu&lt;br /&gt;Aku ingin tahu kenapa mereka tak berharga&lt;br /&gt;Aku ingin mengerti kenapa...&lt;br /&gt;Kenapa jalang sulit untuk bahagia...        &lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-8295356319572027394?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/8295356319572027394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=8295356319572027394' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/8295356319572027394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/8295356319572027394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/apa-jalang-bisa-bahagia.html' title='Apa Jalang bisa Bahagia?'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-3380832320263764374</id><published>2008-12-10T17:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T22:06:55.383-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>aku Ingin sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255); font-family: georgia;font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;aku lelah dengan semua ini&lt;br /&gt;aku bagai terpuruk jatuh ke dalam jurang&lt;br /&gt;entah sudah berapa kali&lt;br /&gt;entah sudah berapa waktu&lt;br /&gt;aku selalu terjatuh di tempat yang sama&lt;br /&gt;aku ini keledai atau aku ini idiot?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah aku benar-benar lelah&lt;br /&gt;sudah aku benar-benar muak&lt;br /&gt;aku ingin sendiri sekarang&lt;br /&gt;aku ingin tenang&lt;br /&gt;aku ingin meniti jalan&lt;br /&gt;tanpa dirimu, dirinya atau pun mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah aku mencoba tegar&lt;br /&gt;sudah aku akan berhenti menangis&lt;br /&gt;aku tidak akan bersedih&lt;br /&gt;aku yakin Tuhan pasti mengerti&lt;br /&gt;bila nanti aku sampai pada batas waktuku&lt;br /&gt;aku tidak akan mengelak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini biarkan aku berlalu&lt;br /&gt;karena aku ingin sendiri   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-3380832320263764374?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/3380832320263764374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=3380832320263764374' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3380832320263764374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3380832320263764374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/aku-ingin-sendiri.html' title='aku Ingin sendiri'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-320315937360261236</id><published>2008-12-09T09:32:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T22:02:52.138-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Kesempurnaan Sang Bintang</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Malam ini aku banyak menulis tentang malam...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Entah kenapa malam jadi objek yang menarikku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;dalam temaramnya, selalu ada sang bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tapi bulan tidak bercahaya sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dia hanya sebuah pantulan dari cahaya mentari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku menengadah mencari keindahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kerlip kecil di atas langit, bagai kunang-kunang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku melihatnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;itukah keindahan malam?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku melihatnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;itukah kesempurnaan ciptaan Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Aku melihat gugusan bintang....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku bukanlah astronom yang tahu gugusan apa itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;yang aku tahu, hanyalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Aku melihat kesempurnaan sang bintang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-320315937360261236?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/320315937360261236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=320315937360261236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/320315937360261236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/320315937360261236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/kesempurnaan-sang-bintang.html' title='Kesempurnaan Sang Bintang'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-2837928384025231392</id><published>2008-12-09T09:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T22:03:19.370-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Tentang Jalang, Janda, dan Perawan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;awan yang lembut tidak berarti putih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;kertas yang kosong juga tidak mutlak bersih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;wanita, perempuan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;kami juga punya segudang kekurangan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;apa kekurangan itu buat kami rendah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;apa kekurangan itu buat kami tak indah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku tidak mengerti yang mereka pikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku tidak mengerti yang kalian pikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;tentang kami, tentang mereka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;tentang kalian dan tentang kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;apa kekurangan itu buat kami rendah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;apa kekurangan itu buat kami tak indah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku tidak mengerti yang mereka pikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;aku tidak mengerti yang kalian pikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;tentang janda, tentang perawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;tentang sang istri dan tentang sang jalang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;kami tetaplah wanita perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;yang ingin perlindungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;kami tak ingin dikucilkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;hanya karena kami jauh dari kesempurnaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-2837928384025231392?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/2837928384025231392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=2837928384025231392' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/2837928384025231392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/2837928384025231392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/tentang-jalang-janda-dan-perawan.html' title='Tentang Jalang, Janda, dan Perawan'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4491466978868374246.post-3734507311181764671</id><published>2008-12-08T23:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T19:45:30.852-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='by : mput-mput'/><title type='text'>Malam Bicara padaku</title><content type='html'>Malam menyapaku dalam kelamnya. Terkadang aku menangis saat sang bayu menerpa wajah ini. Menyapaku dan seolah ingin mengatakan sesuatu padaku. Kemarin aku terjatuh dalam jurang yang dalam. Begitu dalamnya hingga aku nyaris tak dapat untuk keluar. Aku sendiri tidak mengerti bagaimana caranya untuk keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam menyapaku dengan rembulannya. Saat itu aku tersenyum ketika cahaya rembulan jatuh menyinari wajah ini. Mengingatkanku dan sepertinya dia ingin mengatakan hal yang tak terucap oleh siapapun.Bahwa kemarin aku terjatuh, sekarang aku bisa perlahan merangkak naik. Begitu dalamnya jurang itu, tapi aku harus kuat karena aku tidak sendiri. Aku kini tahu caranya untuk keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam menyapaku di hari lain. Aku tak menangis tapi aku juga tidak tertawa. Dia juga tidak menyapaku atau mengingatkanku. Tapi yang pasti dia akan selalu mengingat bahwa ada seorang perempuan yang selalu menanti kehadiran malam-malam berikutnya. Untuk mengadu pada bayu dan bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku suka menulis tentang malam. Karena malam yang selalu setia menemani kesendirianku. Kesunyian yang terkadang aku rasa tak berpenghujung...aku nyaman dengan malam. Aku nyaman dengan kesunyian, tapi ada sebuah kekosongan yang selalu menghantuiku. Kekosongan hati, kehausan akan diri ini pada kasih sayang Ilahi Rabbi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku suka menulis tentang malam, tapi aku belum juga melaksanakan panggilan lail. Ya Rabb, Engkau telah beriku kehidupan yang nyaris sempurna tapi aku tidak pernah mensyukurinya...Ya Rabb, aku lalai. Tapi Engkau masih saja menyayangi umat-Mu ini. Malam jadi teman setiaku dan malam jadi teman ceritaku. Karena saat malam Engkau lebih mendengarkanku. Karena saat malam, mereka sedang tertidur... Ya Rabb, biarkan aku menangis dan mengadu tentang sepiku ini pada-Mu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4491466978868374246-3734507311181764671?l=hikarisora22.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hikarisora22.blogspot.com/feeds/3734507311181764671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4491466978868374246&amp;postID=3734507311181764671' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3734507311181764671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4491466978868374246/posts/default/3734507311181764671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikarisora22.blogspot.com/2008/12/malam-bicara-padaku.html' title='Malam Bicara padaku'/><author><name>GenDhis_PutRia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11079314906604614414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_s7NLc3tT5io/S0UclAag2ZI/AAAAAAAAABw/m_rGKWDA4uQ/S220/Foto0604.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
